Wednesday, March 23, 2016

Waspadai 6 Jenis Kelainan Pada Otak Manusia

Otak yang dalam bahasa Inggrisnya adalah encephalon atau brain adalah pusat sistem saraf (Inggris: central nervous system, CNS) pada vertebrata dan banyak invertebrata lainnya.

Otak manusia adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

Jenis Kelainan Otak Manusia
Kelainan Otak
Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf di dalamnya dipercayai dapat memengaruhi kognisi manusia.

Pengetahuan mengenai otak memengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Otak terbentuk dari dua jenis sel: glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensi aksi.

Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dan keseluruh tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmiter. Neurotransmiter ini dikirimkan pada celah yang dikenal sebagai sinapsis. Avertebrata seperti serangga mungkin mempunyai jutaan neuron pada otaknya, vertebrata besar bisa mempunyai hingga seratus miliar neuron.

Neuron otak mengandung dua jenis asam lemak PUFA (bahasa Inggris: polyunsaturated fatty acids), yaitu asam arakidonat (AA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) yang terletak pada posisi sn2 dari molekul fosfogliserida dalam membran sel neuron.[2] PUFA dapat terlepas dari fosfogliserida oleh stimulasi fosfolipase PLA-2. Molekul AA yang terlepas akan diproses oleh enzim siklo oksigenase menjadi prostaglandin dan tromboksana, atau diproses oleh enzim 5-lipo oksigenase menjadi lipoksin. Baik AA maupun DHA dapat diproses oleh enzim lipo oksigenase guna membentuk senyawa turunan hidroksi dan leukotriena.


Bagian-Bagian Otak Pada Manusia


# Otak besar

Otak besar (bahasa Inggris: telencephalon, cerebrum) adalah bagian depan yang paling menonjol dari otak depan. Otak besar terdiri dari dua belahan, yaitu belahan kiri dan kanan. Setiap belahan mengatur dan melayani tubuh yang berlawanan, belahan kiri mengatur tubuh bagian kanan dan sebaliknya. Jika otak belahan kiri mengalami gangguan maka tubuh bagian kanan akan mengalami gangguan, bahkan kelumpuhan. Tiap belahan otak depan terbagi menjadi empat lobus yaitu frontal, pariental, okspital, dan temporal. Antara lobus frontal dan lobus pariental dipisahkan oleh sulkus sentralis atau celah Rolando.Istilah telencephalon mengacu pada struktur embrio yang kemudian berkembang menjadi cerebrum:
  • Dorsal telencephalon atau pallium berkembang menjadi cerebral cortex
  • Ventral telencephalon atau sub-pallium berkembang menjadi basal ganglia.

# Korteks otak besar

Korteks otak besar (bahasa Inggris: cerebral cortex, grey matter) merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu yang terdiri dari 15 - 33 miliar neuron yang masing-masing tersambung ke sekitar 10.000 sinapsis, satu milimeter kubik terdapat kurang lebih satu miliar sinapsis. Komunikasi yang terjadi antar neuron dalam bentuk deret panjang pulsa sinyal yang disebut potensial aksi dimungkinkan melalui fiber protoplamik yang disebut akson yang dapat dikirimkan hingga ke bagian jauh dari otak atau tubuh untuk menemukan reseptor sel tertentu.Terdapat enam lapisan korteks, neokorteks/isokorteks, arcikorteks, paleokorteks, allokorteks yang berlipat-lipat sehingga permukaannya menjadi lebih luas dengan ketebalan 2 hingga 4 mm. Lapisan korteks terdapat berbagai macam pusat saraf yang mengendalikan ingatan, perhatian, persepsi, pertimbangan, bahasa dan kesadaran.

# Ganglia dasar

Ganglia dasar (bahasa Inggris: basal ganglia, white matter) merupakan lapisan yang berwarna putih. Lapisan dalam banyak mengandung serabut saraf, yaitu Dendrit dan Neurit
Otak besar merupakan pusat saraf utama, karena memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan semua aktivitas tubuh, khususnya berkaitan dengan kepandaian (inteligensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan.
Secara terperinci, aktivitas tersebut dikendalikan pada daerah yang berbeda yaitu :
  • Di depan celah tengah (sulkus sentralis) terdapat daerah motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar. Bagian paling bawah pada korteks motor tersebut mempunyai hubungan dengan kemampuan bicara Daerah Anterior pada lobus frontalis berhubungan dengan kemampuan berpikir.
  • Di belakang (Posterior) sulkus entralis merupakan daerah sensori. Pada daerah ini berbagai sifat perasaan dirasakan kemudian ditafsirkan. Daerah pendengaran (auditori) terletak pada lobus temporal. Di daerah ini, kesan atau suara diterima dan diinterpretasikan. 
  • Daerah visual (penglihatan) terletak pada ujung lobus oksipital yang menerima bayangan dan selanjutnya bayangan itu ditafsirkan. 
  • Adapun pusat pengecapan dan pembau terletak di lobus temporal bagian ujung anterior. 

#Diensefalon

Diensefalon adalah bagian otak yang terdiri dari
  • Mid-diencephalic territory
  • Zretalamus / ventral talamus / subtalamus, terletak di bawah kelenjar hipotalamus. Nuklei berupa zona incerta, thalamic reticular nucleus, dan fields of Forel. Pretalamus terpola sinyal SHH (bahasa Inggris: sonic hedgehog homolog) dari ZLI dan setelah itu membuat koneksi yang berbeda-beda ke striatum (caudate nucleus dan putamen) dalam otak depan, ke talamus (gugus medial dan lateral nucleus) dalam otak kecil, dan ke red nucleus dan substantia nigra dalam otak tengah. Pretalamus ditengarai mempunyai andil dalam pengendalian pola konsumsi termasuk defecation dan copulation.
  • Zona limitan intratalamika (bahasa Inggris: zona limitans intrathalamica, ZLI) yang berfungsi sebagai pusat sinyal layaknya cerebrum dan sebagai pembatas antara talamus dan pretalamus.
  • talamus / dorsal talamus yang berfungsi antara lain menghubungkan komunikasi antar belahan otak besar.
  • Hipotalamus, merupakan pusat pengendalian waktu biologis, suhu tubuh dan sekresi hormon dan fungsi biologis lain. Hipotalamus terletak di dasar otak depan.
  • Epitalamus
  • Pretektum

# Otak tengah

Otak tengah atau mesencephalon adalah bagian otak yang mempunyai struktur:- tektum, terdiri dari 2 pasang colliculi yang disebut corpora quadrigemina:
  • inferior colliculi, terlibat pada proses pendengaran. Sinyal yang diterima dari berbagai nukleus batang otak diproyeksikan menuju bagian dari talamus yang disebut medial geniculate nucleus untuk diteruskan menuju korteks pendengaran primer
  • superior colliculi, berperan sebagai awal proses visual dan pengendalian gerakan mata 
- cerebral peduncle
  • tegmentum adalah jaringan multi-sinapsis yang terlibat pada sistem homeostasis dan lintasan refleks.
  • crus cerebri
  • substantia nigra

# Otak belakang

  • Otak belakang (bahasa Inggris: myelencephalon, metencephalon, rhombencephalon) meliputi jembatan Varol (bahasa Inggris: pons, pons Varolii), sumsum lanjutan (bahasa Inggris: medulla oblongata), dan otak kecil (bahasa Inggris: cerebellum). Ketiga bagian ini membentuk batang otak (bahasa Inggris: brainstem).
  •  Jembatan Varol berisi serabut saraf yang menghubungkan lobus kiri dan kanan otak kecil, serta menghubungkan otak kecil dengan korteks otak besar.
  • Sumsum lanjutan membentuk bagian bawah batang otak serta menghubungkan jembatan pons dengan sumsum tulang belakang. 
  • Sekelompok neuron pada formasi retikular di dalam sumsum lanjutan berfungsi mengontrol sistem pernapasan, dan syaraf kranial yang berfungsi mengatur laju denyut jantung juga berada pada sumsum ini. Selain itu juga berperan sebagai pusat pengatur refleks fisiologi, tekanan udara, suhu tubuh, pelebaran atau penyempitan pembuluh darah, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan. Fungsi lainnya ialah mengatur gerak refleks, seperti batuk, bersin, dan berkedip.

#Otak Kecil

  • Otak kecil (bahasa Inggris: cerebellum) merupakan bagian terbesar otak belakang. Otak kecil ini terletak di bawah lobus oksipital serebrum. Otak kecil terdiri atas dua belahan dan permukaanya berlekuk-lekuk. Fungsi otak kecil adalah untuk mengatur sikap atau posisi tubuh, keseimbangan dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi.
  • Pusat saraf utama adalah otak yang terletak di dalam tengkorak kepala. Setiap orang memiliki ukuran otak yang berbeda – beda tergantung oleh umur, ukuran tubuh dan jenis kelamin masing – masing. Berat otak orang dewasa pada umumnya adalah sekitar 1,4 kg.
  • Otak terdiri atas 2 belahan, otak kanan untuk mengendalikan bagian tubuh sebelah kiri, dan otak kiri untuk mengendalikan bagian tubuh sebelah kanan. Otak manusia terletak dibagian depan, tengah, dan belakang. Otak depan ada dua lapis, yaitu lapisan dalam dan lapisan luar yang disebut korteks. Ada juga otak kecil yang terletak pada otak belakang dan berfungsi mengatur keseimbangan dan gerak tubuh.

Selain memahami tentang ukuran dan letak otak, kita juga harus memahami dan mewaspadai beberapa penyakit atau kelainan yang dapat dialami oleh otak kita, seperti di bawah ini :


6 Penyakit Pada Otak Manusia


1.Hidrosefalus

Penyakit ini membuat kepala jadi membesar karena terdesak oleh cairan yang mengumpul di otak. Penyakit ini disebabkan oleh sirkulasi cairan otak yang terganggu, adanya tumor di otak, atau adanya pembekuan darah yang menyumbat saluran sirkulasi. Untuk mengurangi rasa sakit, penderita hidrosefalus harus dioperasi agar cairan di dalam otak dapat dikeluarkan

2.Ataksia

Penyebab penyakit ini adalah pusat pengontrol gerak yang ada di otak atau di jalur saraf otak mengalami gangguan, sehingga gerakan tubuh menjadi tidak teratur dan koordinasi gerak otot pun menjadi terganggu. Ataksia juga mempengaruhi cara berjalan (terlihat kaku dan gerakan kaki melebar) membuatnya terlihat tidak seimbang. Keadaan ini bersifat sementara atau bisa juga bersifat permanen. Tergantung bagaimana cara penanganannya

3.Penyakit Parkinson

Penyakit ini disebabkan oleh gangguan pada organ otak dan sistem saraf pusat mengalami kemunduran. Otot pun mengalami kontraksi yang tak terkendali. Misalnya pada bagian bahu, leher ataupun pada bagian bibir. Kondisi ini juga menyebabkan sejumlah neuron mengalami  kerusakan 

4.Meningitis

Penyakit ini mulai begitu terkenal saat seorang artis populer di Indonesia "Olga Syahputra " terserang penyakit ini. Meningitis adalah terjadinya infeksi atau peradangan pada meninges (selaput otak) yang disebabkan oleh bakteri sterptococcu pneumonia, haemophilus influenza dan neisseria meningitides. Meningitis juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur, virus dan adanya tumor. Gejalanya adalah sakit dibagian leher atau tengkuk, demam dan pusing hingga sakit kepala
penyakit kelainan pada otak manusia
Meningitis

5.Ensefalitis

Ensefalitis adalah peradangan pada jaringan otak seluruhnya (difus) atau hanay sebagian saja (lokal).Jika dilihat dari jenis penyakitnya, ensefalitis hampir mirip dengan menigitis. Namun, penyakit ensefalitis cenderung disertai dengan peradangan selaput otak maka kemudian penyakit ini disebut sebagai meningoensefalitis. Istilah ensefalitis sendiri sebenarnya mengacu pada peradangan otak yang umumnya dikarenakan oleh infeksi virus.

6.Amnesia

Amnesia dapat disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke memori otak, kurangnya asupan vitamin B12 , kerusakan otak akibat kecelakaan, kanker otak, stroke atau bisa juga karena adanya factor psikologi sehingga daya ingat mengalami gangguan. Untuk ,mengobati, menghilangkan atau mengurangi rasa sakit pada sistem saraf otak, biasanya digunakan zat anestetik (penghilang rasa yang disebut dengan anesthesia). Anesthesia bekerja dengan cara menghambat impuls saraf. Selain menggunakan zat anestetik, bisa juga dengan menggunakan alat perekam otak, Elekro Ensefalogram (EEG). Alat ini dipasang pada bagian dahi untuk mendeteksi perubahan–perubahan yang terjadi pada otak. Dengan mengetahui kelainan atau penyakit yang dapat 

Info Tambahan

Selain penyakit 6 penyakit kelainan otak yang sudah disebutkan dan dijelaskna diatas, ada juga satu jenis penyakit otak yang patut diwaspadai yaitu:

Mati otak

Selain berapa penyakit otak diatas. ada juga istilah yaitu mati otak, 
Mengacu kepada kondisi tiadanya distribusi darah dan oksigen (O2 ) ke otak yang menyebabkan seluruh sistem otak (termasuk batang otak, saraf dan bagian-bagian otak lain yang mengatur aktivitas-aktivitas penghidupan seperti pernapasan dan denyut jantung) tidak lagi bekerja dengan sempurna dan keseluruhan. Kehilangan fungsi otak ini umumnya tidak lagi dapat dipulihkan, akhirnya membawa kepada masalah kematian otak. Untuk segelintir pasien, kematian otak dapat terjadi sebelum denyut jantung mereka berhenti sepenuhnya.
Hal ini mungkin terjadi apabila pasien itu mengalami koma akibat kondisi-kondisi seperti yang disebutkan berikut dan telah mendapat perawatan bantuan pernapasan dari mesin khusus pernafasan (ventilator) hal -hal yang kemungkinan terjadi jika mengalami mati otak
  • Kecedaran otak yang menyebabkan bengkak otak,
  • Pendarahan otak yang parah terjadi secara spontan,
  • Otak bengkak yang teruk kerana diserang jangkitan kuman,
  • Strok yang akut ataupun teruk.


Sumber : wikipedia