Monday, March 21, 2016

10 Jenis Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia

Penyakit Sistem Pencernaan

Salah satu organ terpenting di dalam tubuh manusia adalah organ pencernaan.
Organ ini berfungsi menguraikan makanan yang telah kita makan dan menjadikannya sumber energi. Organ-organ ini memiliki cara kerja yang disebut sistem pencernaan.

Sistem pencernaan atau dalam bahasa inggrisnya disebut digestive system adalah sistem organ dalam multisel yang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut melalui dubur.

Secara spesifik, sistem pencernaan berfungsi untuk mengambil makanan, memecahnya menjadi molekul nutrisi yang lebih kecil, menyerap molekul tersebut ke dalam aliran darah, kemudian membersihkan tubuh dari sisa pencernaan

Organ yang termasuk dalam sistem pencernaan terbagi menjadi dua kelompok:

1. Saluran pencernaan
Saluran pencernaan merupakan saluran yang kontinyu berupa tabung yang dikelilingi otot. Saluran pencernaan mencerna makanan, memecah nya menjadi bagian yang lebih kecil dan menyerap bagian tersebut menuju pembuluh darah. Organ-organ yang termasuk di dalam nya adalah : mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar. Dari usus besar makanan akan dibuang keluar tubuh melalui anus.

2. Organ pencernaan tambahan (aksesoris)
Organ pencernaan tambahan ini berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melakukan kerjanya. Gigi dan lidah terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu serta kelenjar pencernaan akan dihubungkan kepada saluran pencernaan melalui sebuah saluran. Kelenjar pencernaan tambahan akan memproduksi sekret yang berkontribusi dalam pemecahan bahan makanan. Gigi, lidah, kantung empedu, beberapa kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati dan pankreas.

Sistem pencernaan pada manusia terbagi atas 5 jenis, yaitu :

1. Injesti
ni adalah proses pertama. Memasukkan atau menaruh makanan ke dalam mulut. Hal ini dapat dilakukan dengan alat bantu sendok ataupun garpu, bisa juga dengan langsung menggunakan tangan
2. Pencernaan mekanik
Proses kedua ini adalah proses melembutkan makanan atau mengubah makanan menjadi lebih kecil dari sebelumnya. Inilah yang disebut dengan mengunyah dan dilakukan oleh gigi.

3. Pencernaan kimiawi
Proses pencernaan kimiawi ini adalah proses pengubahan zat makanan agar lebih mudah dicerna. Proses ini dilakukan oleh enzim yang dibantu oleh air dan asam.
4. Penyerapan
Proses ini adalah perjalanan dari system pencernaan ke sistem sirkulator.

5. Penyingkiran
Proses ini adalah proses pembuangan sisam makanan yang tidak tercerna yaitu berupa kotoranAgar proses pencernaan dapt berjalan sebagaimana mestinya, Kita harus menjaga kesehatan tubuh dan menjauhkan diri dari penyakit atau hal – hal yang bisa membuat pencernaan menjadi terganggu.


Proses Pencernaan Makanan Dalam Sistem Pencernaan Manusia


Sebelum kita membahas tentang penyakit pada sistem pencernaan, ada baiknya kita ketahui dahulu tentang proses pencernaan pada manusia itu sendiri, dimulai dari mulut sampai ke anus.

Pertama-tama, pencernaan dilakukan oleh mulut. Disini dilakukan pencernaan mekanik yaitu proses mengunyah makanan menggunakan gigi dan pencernaan kimiawi menggunakan enzim ptialin (amilase). Enzim ptialin berfungsi mengubah makanan dalam mulut yang mengandung zat karbohidrat (amilum) menjadi gula sederhana (maltosa). Maltosa mudah dicerna oleh organ pencernaan selanjutnya. Enzim ptialin bekerja dengan baik pada pH antara 6,8–7 dan suhu 37oC.

Makanan selanjutnya dibawa menuju lambung dan melewati kerongkongan. Makanan bisa turun ke lambung karena adanya kontraksi otot-otot di kerongkongan. Di lambung, makanan akan melalui proses pencernaan kimiawi menggunakan zat/enzim sebagai berikut:

Renin, berfungsi mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi.
Pepsin, berfungsi untuk memecah protein menjadi pepton.

HCl (asam klorida), berfungsi untuk mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus.

Lipase, berfungsi untuk memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit.

Setelah makanan diproses di lambung yang membutuhkan waktu sekitar 3–4 jam, makanan akan dibawa menuju usus dua belas jari.
Pada usus dua belas jari terdapat enzim-enzim berikut yang berasal dari pankreas yaitu :
  • Amilase. Yaitu enzim yang mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula lebih sederhana (maltosa).
  • Lipase. Yaitu enzim yang mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
  • Tripsinogen. Jika belum aktif, maka akan diaktifkan menjadi tripsin, yaitu enzim yang mengubah protein dan pepton menjadi dipeptida dan asam amino yang siap diserap oleh usus halus.
Selain itu, terdapat juga empedu. Empedu dihasilkan oleh hati dan ditampung di dalam kantung empedu. Selanjutnya, empedu dialirkan melalui saluran empedu ke usus dua belas jari. Empedu mengandung garam-garam empedu dan zat warna empedu (bilirubin). Garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak. Zat warna empedu berwarna kecoklatan, dan dihasilkan dengan cara merombak sel darah merah yang telah tua di hati. Empedu merupakan hasil ekskresi di dalam hati. Zat warna empedu memberikan ciri warna cokelat pada feses.

Selanjutnya makanan dibawa menuju usus halus. Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan melibatkan berbagai enzim pencernaan. Karbohidrat dicerna menjadi glukosa. Lemak dicerna menjadi asam lemak dan gliserol, serta protein dicerna menjadi asam amino. Jadi, pada usus dua belas jari, seluruh proses pencernaan karbohidrat, lemak, dan protein diselesaikan. Selanjutnya, proses penyerapan (absorbsi) akan berlangsung di usus kosong dan sebagian besar di usus penyerap. Karbohidrat diserap dalam bentuk glukosa, lemak diserap dalam bentuk asam lemak dan gliserol, dan protein diserap dalam bentuk asam amino. Vitamin dan mineral tidak mengalami pencernaan dan dapat langsung diserap oleh usus halus.

Penyakit Sistem Pencernaan Manusia
Sistem Pencernaan manusia
Makanan yang tidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa, bersama dengan lendir akan menuju ke usus besar menjadi feses. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan menjadi feses. Selain membusukkan sisa makanan, bakteri E. coli juga menghasilkan vitamin K. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah. Sisa makanan dalam usus besar masuk banyak mengandung air. Karena tubuh memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar. Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar.
Selanjutnya sisa-sisa makanan akan dibuang melalui anus berupa feses. Proses ini dinamakan defekasi dan dilakukan dengan sadar.

Organ Sistem Pencernaan Manusia

Terdapat 6 organ utama dalam sistem pencernaan yaitu mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Berikut adalah 6 organ pencernaan manusia beserta bagian-bagiannya.

#Mulut
Mulut adalah pintu masuk makanan. Di dalam mulut terdapat lidah, rongga mulut, kelenjar ludah, dan gigi. Jadi fungsi mulut bermacam-macam yaitu menghancurkan makanan, mencerna makanan, mengecap rasa makanan, dan membantu menelan makanan. Di dalam mulut terjadi pencernaan mekanis (dengan gigi dan lidah) dan pencernaan kimiawi (dengan ludah yang mengandung enzim ptialin). Berikut adalah gambar anatomi mulut beserta bagian-bagiannya:
http://daftarinformasiku.blogspot.co.id
Mulut

Mulut terdiri dari:
1. Langit-langit
2. Gigi
3. Gusi
4. Tulang langit-langit
5. Pembuluh darah dan saraf langit-langit
6. Amandel
7. Lidah
8. Anak lidah


#Kerongkongan
Kerongkongan adalah penghubung antara mulut dan lambung. Kerongkongan disebut juga esofagus. Kerongkongan berbentuk tabung dan terdapat otot. Otot pada kerongkongan berfungsi untuk membawa makanan dari mulut ke lambung dengan menggunakan gerak peristaltik. Berikut adalah gambar anatomi kerongkongan beserta bagian-bagiannya:
Penyakit Sistem Pencernaan
Kerongkongan

Kerongkongan dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
1. Bagian superior yang sebagian besar terdiri dari otot rangka.
2. Bagian tengah yang terdiri dari campuran otot rangka (otot lurik) dan otot polos.
3. Bagian inferior yang terdiri dari otot polos.

# LambungLambung adalah organ pencernaan yang berfungsi untuk mencerna berbagai zat-zat makanan. Letak lambung berada di bawah sekat rongga badan. Di dalam lambung terjadi pencernaan kimiawi dengan menggunakan enzim pepsin, enzim renin, enzim lipase, dan asam lambung (HCl). Berikut adalah gambar anatomi lambung beserta bagian-bagiannya:
http://daftarinformasiku.blogspot.co.id
Lambung

Lambung terdiri dari tiga bagian utama yaitu kardiak, fundus, dan pilorus. Di ujung bagian atas lambung yang berbatasan dengan kerongkongan terdapat sfingter yang berfungsi untuk menjaga makanan agar tidak keluar dari lambung dan dimuntahkan kembali. Sedangkan di bagian bawah yang berbatasan dengan usus dua belas jari disebut sfingter pilorus.

#Usus Halus
Usus halus adalah tempat penyerapan sari-sari makanan. Disini juga terjadi proses pencernaan kimiawi dengan bantuan enzim tripsin, enzim disakarase, enzim erepsin, dan enzim lipase. Sari-sari makanan diserap melalui jonjot-jonjot usus yang disebut vili. Seluruh sari makanan kecuali asam lemak dan gliserol diangkut melalui vena porta menuju ke hati. Sedangkan asam lemak dan gliserol diangkut melalui pembuluh limfa. Berikut adalah gambar anatomi usus halus beserta bagian-bagiannya:
Penyakit Sistem Pencernaan
Usus Halus


Di usus halus juga terdapat duodendum (usus dua belas jari), jejunum, dan ileum.

#Usus Besar
Usus besar adalah usus yang terbesar. Fungsi usus besar adalah untuk memilah kembali hasil pencernaan. Disini terjadi penyerapan air dengan jumlah yang terbesar daripada organ lain dan terjadi proses pembusukan sisa-sisa makanan dengan bantuan bakteri. Berikut adalah gambar anatomi usus besar beserta bagian-bagiannya:
Penyakit Sistem Pencernaan
Usus Besar


Struktur usus besar terdiri dari:
1. Usus buntu
2. Kolon asedens (kolon naik)
3. Kolon transversum (kolon datar)
4. Kolon desendens (kolon turun)
5. Rektum. Tempat menyimpan feses sebelum dikeluarkan melalui anus.


#Anus
Anus atau dubur adalah penghubung antara rektum dengan lingkungan luar tubuh. Di anus terdapat otot sphinkter yang berfungsi untuk membuka dan menutup anus. Fungsi utama anus adalah sebagai alat pembuangan feses melalui proses defekasi (buang air besar). Berikut adalah gambar anatomi anus beserta bagian-bagiannya:
Penyakit Sistem Pencernaan
Anus



Di anus terdapat otot sphinkter, rektum, dan vena. Fungsi otot sphinkter adalah untuk membuka atau menutup anus. Sedangkan fungsi rektum adalah untuk menyimpan feses sementara waktu.

10 Jenis Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia

Jika tadi kita sudah tau bagaimana proses pencernaan makanan pada manusia, nah sekarng kita akan bahas tentang jenis penyakit yang  menyerang sistem pencernaan pada manusia.

berikut ini adalah 10 jenis penyakit pada sistem percernaan pada manusia

1. Diare atau mencret
Ini adalah gangguan penyerapan air di usus besar, sehingga sisa makanan yang dikeluarkan oleh tubuh menjadi berbentuk cair. Diare sering menyerang anak-anak. ini mungkin karena kondisi tubuh anak yang masih lemah

2. Muntah
Yaitu keluarnya makanan dan cairan lambung melalui mulut, yang bisa saja disebabkan oleh mabuk perjalanan , peredaran darah terhambat atau bisa juga disebabkan oleh keracunan

3. Kolik
Merasakan sakit yang berulang-ulang karena usus dan lambung mengalami kontraksi otot yang kuat

4. Ulkus atau radang lambung
Terjadi peradangan di lambung akibat jumlah zat asam lebih banyak dibandingkan dengan jumlah makanan yang dikomsumsi

5. Apaendisitis atau usus buntu
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang membuat apendiks mengalami peradangan

6. Colitis atau radang usus besar
Terdapat luka atau pendarahan pada usus yang ditandai dengan gejala kontraksi, diare dan kram pada perut

7. Konstipasi atau sembelit
Sembelit adalah sulit buang air besar dalam waktu yang cukup lama yang disebabkan oleh terjadinya penyerapan air saluran kemih terlalu banyak

8. Kanker lambung
Penyakit ini disebabkan oleh komsusmsi alcohol yang berlebihan dari waktu ke waktu. Sering merokok yang menyebabkan banyaknya jumlah nikotin yang diserap oleh tubuh. Serta terlalu sering mengomsumsi makanan awetan yang bisa saja mengandung zat berbahaya. Lagi pula makanan yang diawetkan terlalu lama dapat memunculkan jamur

9. Enteritis
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dan jamur yang membuat usus halus dan usus besar mengalami peradangan serius

10. Disfagia
Hampir sama dengan kanker lambung dan gejalanya pun sama. Disebabkan oleh zat racun dan alcohol yang masuk ke dalm tubuh manusia dan membuat lambung anda menjadi rusak dan mengalami rasa rakit yang berkepanjangan

Begitu banyak bahaya yang bisa saja mengancam kesehatan kita yang hanya berawal dari apa yang kita makan. Untuk itulah kita senantiasa harus selalu waspada serta mengontrol jenis makana yang kita makan. Jika segalanya terkontrol dengan baik, maka penyakitpun akan menjauh. Semoga saja kita terhindar dari jenis penyakit ini. Terima kasih sudah membaca artikel Jenis penyakit pada sistem penceraan manusia
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pencernaan